Melihat Indonesia dari Udara

Drone adalah pesawat tanpa awak yang kini mulai populer di berbagai kalangan. Teknologi yang memiliki banyak fungsi ini semakin banyak diminati, sehingga semakin banyak pula orang yang berminat untuk mempelajari teknik penerbangan drone dengan baik dan benar. Menerbangkan drone juga memiliki aturannya tersendiri , tidak boleh dilakukan asal-asalan agar drone bisa terbang dengan selamat di udara.

Ini Dia, Checklist yang Wajib Dipenuhi Sebelum Menerbangkan Drone

1. Cek Cuaca

Drone adalah transportasi yang melintas di udara. Maka dari itu, cuaca menjadi faktor penting untuk keselamatan penerbangan drone. Sebelum menerbangkan drone, ada beberapa kondisi udara yang perlu dicek. Salah satunya adalah kecepatan angin yang harus kurang dari 20 mph atau di bawah 15 knot. Jika angin terlalu cepat, maka drone bisa kehilangan keseimbangan hingga terhempas oleh angin.

Syarat cuaca lain yang perlu ditaati adalah presipitasi di bawah 10%, basis awan 500 kaki, dan visibilitas 3 mil. Penerbangan drone disarankan pada cuaca yang cerah atau sedikit berawan. Jika drone diterbangkan pada cuaca yang sangat terik, maka bisa membuat logic board overheat yang bisa menyebabkan drone lebih cepat rusak.

Baca Juga :

Tutorial Menerbangkan Drone Saat Hujan

Cara Menerbangkan Drone Malam Hari

2. Cek Lingkungan Sekitar

Untuk menerbangkan drone, sebaiknya dilakukan pada tempat yang luas. Hindari menerbangkan pesawat tanpa awak ini di lingkungan yang banyak pepohonan atau di tempat keramaian. Hal ini bertujuan untuk menjaga keselamatan bersama.
Bayangkan jika tiba-tiba baterai drone habis saat terbang di area tersebut, maka drone bisa jatuh menimpa orang-orang atau bahkan hilang di antara pepohonan. Maka dari itu, carilah tempat yang luas dan bebas dari pepohonan, orang atau pejalan kaki, gedung, menara, hingga hewan-hewan. Aturlah batas atau jarak penerbangan dari hal-hal tersebut agar lebih aman.

3. Cek Kondisi Pesawat

Sebelum diterbangkan, drone harus dipastikan berada pada kondisi yang baik. Untuk itu, cek kemungkinan terjadinya kelainan pada pesawat. Baik pada bagian rangka pesawat, motor, baling-baling, atau pada bagian penting lainnya. Selain itu, pastikan bahwa baterai drone sudah terisi penuh dan menyiapkan beberapa baterai cadangan. Hal ini berguna agar drone bisa terbang lebih lama.

4. Cek Kesiapan Kamera

Jika pemakaian drone untuk tujuan fotografi maupun videografi, tentu harus menyertakan kamera yang memadai. Kamera harus dipasang dengan posisi yang pas, pastikan tutup lensa kamera sudah dilepas, dan bersihkan lensa dengan kain microfiber. Selain itu, pastikan untuk mengatur resolusi untuk menghasilkan gambar yang memuaskan.

5. Cek Koneksi Remote Control dengan Pesawat

Remote control atau transmitter dinyalakan, kemudian buka aplikasi DJI Go 4. Setelah pesawat juga telah dinyalakan, maka segera verifikasi kemapanan antara pesawat dan transmitter. Pastikan posisi antena transmitter atau pemancar berada pada posisi mengarah ke langit.

Selain itu, pastikan pula bahwa FPV atau layar panel display mampu berfungsi dengan baik. Jangan lupa untuk melakukan kalibrasi pada Inertial Measurement Unit (IMU) dan pada kompas sesuai dengan kebutuhan.

6. Uji Coba Lepas Landas

Sebelum pesawat benar-benar diterbangkan ke udara dengan ketinggian tertentu, sangat disarankan untuk melakukan uji coba terlebih dahulu. Pesawat lepas landas setinggi mata. Lakukan hal ini selama 10 – 15 detik.

Cari tahu apakah ada penyimpangan atau ketidakseimbangan pada pesawat saat terbang. Dengarkan baik-baik apakah ada suara yang tidak normal. Periksa apakah terjadi gangguan elektromagnetik atau pun muncul peringatan pada perangkat lunak lainnya.

Lakukan semua pemeriksaan tersebut sebelum benar-benar menerbangkan drone ke udara. Pastikan 6 checklist yang dilakukan sudah memenuhi syarat. Sama halnya dengan mengendarai sebuah mobil, menerbangkan sebuah drone pun harus menaati aturan yang ada demi menjaga keselamatan bersama.