Indonesia360 merupakan platform untuk memberikan pelatihan dan informasi tentang Drone Aerial, FPV Racing serta manfaat drone untuk industri dan bisnis.

Teknologi drone saat ini telah digunakan secara luas dalam berbagai kegiatan ataupun keperluan. Dibalik kecanggihannya, ada beberapa kelemahan yang dimiliki oleh drone. Salah satunya adalah tidak semua drone bisa dioperasikan atau diterbangkan ketika cuaca sedang hujan.

Oleh karena itu, pemilik drone harus mengetahui bagaimana cara menerbangkan drone saat hujan yang benar agar drone tetap aman dan tidak rusak.

Apakah Drone Bisa Terbang Saat Kondisi Cuaca Sedang Hujan?

Tips Menerbangkan Drone Saat Salju

Selama ini, drone memang dikenal sebagai salah satu alat yang tidak tahan air. Hal ini karena di dalam drone terdapat beberapa komponen yang sensitif terhadap air atau dengan kata lain akan mengalami kerusakan ketika terkena air.

Ada beberapa bagian tertentu pada drone yang bisa mengalami kerusakan saat terkena air. Bagian-bagian tersebut antara lain, motor yang digunakan untuk terbang, baterai yang terpasang di bagian dalam drone yang biasanya tidak tahan air, serta sensor yang bertugas mengontrol ketinggian dan pergerakan drone.

Jika air hujan mengenai salah satu dari ketiganya dan tidak dilakukan penanganan secara tepat, maka besar kemungkinan drone akan mengalami kerusakan. Meski demikian, ada beberapa cara yang bisa diikuti untuk bisa menerbangkan drone saat hujan.

Tutorial Menerbangkan Drone Saat Hujan Agar Tetap Aman

1. Periksa Ramalan Cuaca Terlebih Dahulu

Saat ini, ada teknologi internet yang dapat digunakan untuk memprediksi cuaca. Sehingga, sangat mudah sekali untuk mengetahui apakah akan turun hujan atau tidak.

Oleh karena itu, sebaiknya download aplikasi ramalan cuaca yang akurat, seperti Weather Underground, Accuweather, serta Dry Sky. Dengan bantuan aplikasi ini, maka akan mempermudah pengambilan keputusan terkait cuaca setiap kali hendak menerbangkan drone.

2. Pilih Tipe Drone yang Bisa Terbang Ketika Sedang Hujan

Tips Menerbangkan Drone Saat Hujan

Pemilihan tipe ini bisa dilakukan ketika membeli drone. Pilihlah drone yang tahan terhadap air atau dapat terbang di saat terjadi hujan.

Saat ini, semakin banyak tempat yang menjual drone anti air dengan harga yang beragam. Standar yang digunakan sebagai acuan adalah seri IP atau kode IP.

Kode IP adalah serangkaian huruf dan angka yang menunjukkan dengan tepat seberapa tinggi tingkat ketahanan drone terhadap benda-benda eksternal seperti debu, air, serta guncangan dari benda-benda di sekelilingnya.

Drone yang tahan terhadap air biasanya memiliki kode IP antara lain IP X3, IP X4, IP X5, IP X6, IP X7, dan IP X8. Drone dengan kode IP X3, X4, X5 dan X6 biasanya tahan dalam kondisi gerimis saja.

Sementara itu, drone dengan kode IP X7 dan X8 dapat bertahan dalam kondisi hujan yang cukup lebat.

3. Gunakan Pelindung Drone untuk Jenis Drone yang Tidak Tahan Air

Jika memiliki drone yang memang tidak tahan terhadap air, maka upaya yang bisa dilakukan adalah melengkapi drone dengan pelindung anti air atau sering disebut juga lapisan hidrofobik.

Bagi yang sudah terlanjur memiliki drone namun tidak tahan terhadap air, langkah ini mungkin bisa dicoba.

Mantel pelindung drone ini memiliki berat kurang dari 10 gram. Lapisan ini bisa melindungi drone secara keseluruhan, termasuk bagian lengan, baterai, hingga poros baling-baling.

Selain itu, lapisan pelindung ini juga memastikan bahwa terdapat ventilasi yang cukup untuk menerbangkan drone secara aman.

Namun, tidak bisa dipastikan 100% bahwa lapisan pelindung ini benar-benar sangat tahan air. Lapisan ini hanya digunakan untuk membatasi kemungkinan air hujan mengenai bagian drone yang menyebabkan potensi kerusakan.

4. Hindari Angin dan Awan Berpetir

Tips Menerbangkan Drone Saat Hujan Kencang

Meskipun ada jenis drone yang bisa diterbangkan saat hujan karena sifatnya yang tahan terhadap air, namun menerbangkan drone saat hujan disertai cuaca buruk sangat tidak disarankan, selain itu angin dan awan berpetir adalah dua hal yang harus dihindari saat menerbangkan drone.

Ingat bahwa sekuat-kuatnya tenaga yang dimiliki drone, pastinya akan goyah juga saat diterjang oleh angin yang besar. Penerbangan drone menjadi tidak stabil, bahkan beresiko membuat drone terbawa angin dan mendarat di tempat yang tidak terduga.

Jika angin kencang melebihi angka 20 knot, sebaiknya urungkan niat untuk menerbangkan drone.

Selain itu, awan berpetir juga bisa menjadi ancaman bagi drone. Pada ketinggian tertentu, barang elektronik seperti drone sangat rawat tersambar petir. Jika sudah kejadian seperti ini, drone pasti akan mengalami kerusakan.

5. Segera Lakukan Penanganan Jika Drone Basah Terkena Air Hujan

Jika drone terlanjur terbang saat cuaca hujan, maka yang bisa dilakukan adalah mengusahakan agar drone tidak mengalami kerusakan.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan agar drone yang terlanjur basah tidak mengalami kerusakan.

a. Jika Hujan Mulai Turun, Pindahkan Segera ke Dalam Ruangan

Hal pertama yang bisa Anda lakukan jika terjadi hujan secara tiba-tiba adalah segera kemudikan drone untuk terbang ke dalam ruangan. Hal ini tentu saja agar drone terhindar dari angin kencang atau hujan yang lebat, sehingga drone akan tetap aman.

b. Putuskan Sambungan Pencatu Daya, Matikan Baterai, dan Segera Lepaskan

Setelah menerbangkan drone ke dalam ruangan, sebaiknya segera periksa bagian pencatu daya dan pastikan bagian tersebut aman dari air. Setelah itu, matikan baterai sesegera mungkin, kemudian lepaskan baterai.

Hal ini bertujuan untuk mengeringkan baterai jika baterai terkena air dan mengeluarkan baterai dari area yang lembab. Jika baterai dibiarkan terletak dalam kondisi lembab secara terus menerus, maka tidak menutup kemungkinan drone akan mengalami kerusakan meskipun sebelumnya baik-baik saja.

c. Jika Drone Terkena Air, Goyangkan Drone ke Berbagai Arah

Selanjutnya, jika drone sudah terlanjur terkena air dan mengenai bagian-bagian dalamnya, maka segera lakukan gerakan pada drone. Hal ini bertujuan untuk mengalirkan kembali air yang terlanjur masuk ke dalam drone.

Sebelumnya, pastikan drone telah dipindahkan ke bagian yang aman, setelah digerakkan dan air dalam drone mengalir ke luar pastikan kembali bagian-bagian di dalamnya tidak terendam air.

Jika terendam air, segera lakukan langkah ketiga dengan mengeluarkan bagian-bagian yang terkena air dan memindahkannya ke tempat yang cukup kering.

d. Keringkan Seluruh Bagian Drone

Setelah menggerakkan drone dan memastikan seluruh air keluar dari dalam drone, segera keringkan seluruh bagian drone. Gunakan kain bersih untuk mengeringkan bagian luar drone, kemudian untuk bagian dalam drone keringkan menggunakan hair dryer atau pengering rambut. Jika tidak ada, maka gunakan kipas angin sebagai gantinya.

Setelah dikeringkan, langkah selanjutnya adalah memasukkan drone ke dalam beras kering dan simpan beberapa saat di dalamnya sampai drone benar-benar kering secara keseluruhan.

e. Periksa Bagian Drone Secara Menyeluruh

Setelah melakukan berbagai langkah di atas, periksa kembali seluruh bagian dari drone. Pastikan semua bagiannya telah kering dan tidak ada air yang tertinggal. Pastikan juga apakah ada kerusakan atau tidak.

Jika tidak terjadi kerusakan, maka pasang kembali seluruh bagiannya dan isi kembali baterai drone sampai penuh.

Namun, jika ditemukan kerusakan, sebaiknya segera hubungi seseorang yang lebih ahli untuk menangani kerusakan pada drone tersebut.

Itulah beberapa cara menerbangkan drone saat hujan agar tidak mengalami kerusakan.  Cara ini akan sangat bermanfaat bagi para pemilik drone yang memang terpaksa harus menerbangkan drone di saat kondisi cuaca sedang buruk.