Melihat Indonesia dari Udara

Pekerjaan drone semakin bertambah dengan banyaknya tipe Drone baru yang bermunculan. Alat canggih yang satu ini pun semakin meluas, dan bidang penggunaannya juga semakin bertambah. Sama halnya dengan sistem delivery Drone yang mulai dicoba di Indonesia. Sistem pengiriman barang menggunakan Drone ini sebenarnya sudah dilakukan sejak lama, tapi masih asing di Indonesia.

Negara yang pernah mencoba pengiriman menggunakan Drone adalah Negara Amerika dan Singapura. Salah satu perusahaan marketplace di Indonesia pernah mencoba melakukan pengiriman barang melalui Drone, yang dilakukan di Kota Bogor Jawa Barat Indonesia.

Baca Juga : Mengenal Jenis Pekerjaan dari Drone

Percobaan Delivery Drone di Indonesia

Saat itu perusahaan ritel tersebut melakukan pengiriman barang dengan menggunakan Drone, ketika mereka melakukan donasi dengan mengiring buku-buku, tas ransel dan alat tulis lainnya dengan mencoba melintasi rute beberapa desa seperti misalnya Desa Jagabita, kemudian menuju ke daerah Parung Panjang lalu terus ke Kota Bogor tepatnya di SD MIS Nurul Falah Leles.

Proses delivery Drone tersebut menggunakan Drone tipe Jdrone seri 3 yang mampu membawa muatan barang dengan maksimal bobot benda seberat 10 kg, dalam 1 kali pengisian baterai. Kecepatan maksimum terbang Drone tersebut mencapai 72 Km/jam.

Perkembangan pengiriman barang dengan menggunakan Drone di Indonesia memang belum seperti perkembangan delivery seperti di dua negara lainnya yaitu Amerika dan Singapura. Namun, melihat pengiriman barang menggunakan Drone oleh salah satu perusahaan marketplace tersebut, rasanya Indonesia juga bisa mengembangkannya suatu hari nanti.

Apalagi jika dikelola dengan baik, dari mulai tata cara pengirimannya hingga tingkat keamanan barang dan Drone itu sendiri.

Baca Juga : Peraturan dan Regulasi Drone Indonesia

Perusahaan Marketplace Indonesia yang Mengembangkan Pengiriman Menggunakan Drone

Perusahaan marketplace lainnya yang juga mulai menggunakan sistem delivery dengan menggunakan Drone ini adalah JD.ID dan Bukalapak. Perusahaan ritel ini menegaskan bahwa mereka siap memanfaatkan kecanggihan teknologi Drone, demi kemudahan pemesanan dan pengiriman barang para konsumen setia mereka.

Bahkan di tahun 2018 kemarin Bukalapak juga membangun perusahaan/kantor baru yang isinya adalah riset dalam mengembangkan teknologi Drone, yang lokasinya berada di Kota Bandung Jawa Barat.

Fasilitas yang diberikan oleh bukalapak untuk konsumen ini, dijadikan pusat pengembangan teknologi yang berhubungan dengan ekosistem e-commerce yang mencakup beberapa hal seperti internet of things, kecerdasan buatan, machine learning dan termasuk salah satunya Drone.

Mereka juga mengaku bahwa pengujian akan uji coba delivery Drone ini sudah dilakukan dan bagaimana perkembangannya di masa yang akan datang. Walaupun eksperimen ini dilakukan dalam skala kecil, tapi pengujiannya akan Drone tersebut memang tidak mudah. Bahkan pengiriman barang menggunakan Drone ini akan semakin ditingkatkan, hingga menjadi lebih canggih. Namun realisasi penggunaan Drone dalam hal pengiriman barang memang belum dilakukan.

Selain oleh perusahaan ritel, uji coba pengiriman barang menggunakan Drone ini juga pernah dilakukan oleh perusahaan jasa pengiriman barang seperti JNE. Namun sayangnya opsi pengiriman yang dilakukan oleh perusahaan tersebut tidak jadi dilakukan karena belum mendapat izin terkait.

Bahkan pernah juga dicoba pengiriman barang ke luar negeri menggunakan Drone, tetapi sayangnya ada aturan yang belum membolehkan hal tersebut. Apalagi menurut salah satu perusahaan produsen Drone resmi yaitu DJI, di dalam pengiriman barang menggunakan Drone ini memang ada 2 aturan.

Yang pertama adalah adanya zona larangan terbang dan batas ketinggian dengan tingkat tertentu, dan yang kedua adalah batas maksimalnya hanya sampai 150 m.
Itulah perkembangan dan percobaan delivery Drone di Indonesia, yang sayangnya hingga saat ini belum ada realisasi pastinya. Namun, di masa mendatang rencana ini pasti akan terealisasi dengan baik.