Melihat Indonesia dari Udara

Cara paling mudah untuk mengkategorikan tipe atau jenis Drone tertentu, adalah dengan membaginya sesuai dengan kebutuhan si pengguna Drone. Karena ada beberapa jenis Drone yang dibuat khusus, sesuai dengan keperluannya. Misalnya pilot Drone komersial menggunakan Drone memang untuk kebutuhan pekerjaan mereka. Atau ada pula pilot Drone yang hanya menggunakan Drone untuk sekadar hobi saja.

Baca Juga : Mengenal Jenis Pekerjaan dari Drone

Namun, bukan hanya untuk kebutuhan pekerjaan atau hobi saja, tipe Drone juga bisa dikategorikan menurut masing-masing desain dan modelnya. Pada umumnya, ada dua jenis Drone yang dilihat dari segi desainnya yaitu drone multirotor dan drone fixed wing. Misalnya Drone Multirotor, Drone ini memiliki 2 buah rotor atau bisa juga lebih dari 2.

Jenis Drone lainnya yaitu Drone Fixed Wing yang merupakan tipe Drone dengan sayap tetap, sesuai dengan namanya. Tipe Drone lainnya misalnya Drone Elios 2 yang biasanya digunakan untuk skenario pekerjaan tertentu. Drone ini khusus dirancang untuk inspeksi penerbangan yang dilakukan di dalam ruangan.

Drone Multirotor

Tidak seperti tipe Drone rekreasi atau komersial, Drone yang satu ini jauh lebih sederhana penggunaannya. Mari kita bahas lebih lanjut mengenai Drone multirotor.

Baca Juga : Perbedaan Drone Recreational VS Drone Commercial

Kebanyakan orang akan mengingat Drone itu seperti quardcaptor, karena memang memiliki 4 buah rotor. Bentuk dan ukuran yang terdapat pada Drone ini berbeda-beda, bahkan jumlah rotornya pun masing-masing tidak sama. Drone dengan tipe multirotor yang harganya mahal biasanya memiliki ukuran yang lebih besar.

Jenis atau tipe multirotor lainnya yang lebih umum digunakan selain quardcaptor biasanya adalah hexacopter dan octocopter. Tipe octocoper ini biasanya digunakan untuk kebutuhan pekerjaan sinematografi. Dan untuk tipe hexacoptor ini biasanya digunakan untuk pekerjaan industri, yang masih berhubungan erat dengan inspeksi. Atau bisa juga dipakai untuk kebutuhan pemetaan data di udara.

Baca Juga : 7 Tips Videografi Udara Untuk Profesional

Ada banyak jenis multirotor Drone, karena tipe Drone yang satu ini cukup bervariasi. Berikut ini beberapa merek Drone yang termasuk dalam tipe miltirotor :

1. U49WF FPV Camera Drone

Biasanya Drone ini digunakan untuk kebutuhan videografi atau dipakai oleh seorang fotografer, harganya sekitar $140.

2. DJI Inspire 2

Drone ini merupakan pascopter, yang dipakai untuk kebutuhan seorang fotografer udara yang sudah profesional atau seorang videografer.

3. Yuneec H520

Merupakan tipe hexacoptor yang dipakai untuk pekerjaan industri.

4. Freefly Alta 8

Merupakan octoper yang dipakai oleh seorang fotografer atai videografer udara yang sudah termasuk kelas atas.

Baca Juga : 7 Drone Terbaik Untuk Videografi Udara

Drone Fixed Wing

Sesuai dengan namanya, tipe Drone yang satu ini dinamakan Drone Fixed Wing yang rupanya hampir mirip dengan pesawat terbang kuno. Drone sayap tetap ini memiliki sayap terbang yang strukturnya kaku, yang nantinya bisa membantu menghasilkan daya angkat pada bagian bawah sayap terbangnya.

Hal itu dikarenakan oleh kecepatan pada udara maju, yang berasal dari baling-baling yang memang dikendalikan oleh mesin internal atau bisa juga oleh motor listrik. Mungkin Anda sering melihat Drone sayap tetap yang dipakai untuk keperluan survei lahan. Waktu terbang dan kapasitas muatan pada tipe Drone ini adalah jenis Drone yang memang paling baik.

Baca Juga : Cara Memasang Baling Baling Drone agar Seimbang

Drone sayap tetap juga biasanya dipakai untuk kebutuhan pengiriman barang/benda tertentu. Bahkan salah satu perusahaan medis, menggunakan Drone ini untuk melakukan pengiriman pasokan darah atau alat-alat medis ke beberapa daerah terpencil.

Perbedaan antara Drone Multirotor dan Drone Fixed Wing ini terdapat pada kegunaannya. Anda bisa menggunakan salah satunya, sesuai dengan kebutuhan Anda ketika menerbangkan Drone tersebut.