Indonesia360 merupakan platform untuk memberikan pelatihan dan informasi tentang Drone Aerial, FPV Racing serta manfaat drone untuk industri dan bisnis.

Salah satu cara yang bisa mengkategorikan beberapa jenis dan tipe Drone di pasaran, adalah dengan cara membaginya menjadi beberapa jenis, yang digunakan oleh para pilot Drone komersial. Yang biasanya digunakan pada penerbangan untuk urusan pekerjaan, dan jenis-jenis Drone yang memang digunakan hanya untuk hiburan saja. Jenis Drone tersebut biasanya hanya digunakan untuk bersenang-senang saja.

Cara pertama yang bisa Anda gunakan untuk melihat apa saja jenis Drone yang ada, adalah dengan membaginya berdasarkan desain pada Drone tersebut. Jika dilihat dari segi desainnya, maka jenis Drone tersebut akan masuk ke dalam dua kelompok yang berbeda.

Anda bisa mempunyai jenis Drone multirotor, yang merupakan tipe pada Drone yang terbang hanya dengan dua rotor atau bisa juga lebih. Ada pula jenis Drone lainnya yang mempunyai sayap tetap, dengan jumlah 2 sayap yang tetap.

Cara berikutnya adalah dengan melihat tipe pada Drone yang dibuat untuk jenis skenario kerja tertentu. Misalnya tipe Elios 2 yang dimana tipe pada Drone tersebut hanya dibuat khusus untuk keperluan inspeksi dalam ruangan.

Jenis-jenis Drone :

  1. Rekreasi vs. Komersial
  2. Multirotor vs. Fixed-Wing
  3. Drone yang Dibuat untuk Aplikasi Tertentu

Baca Juga : Jenis Drone Profesional yang Sering Digunakan

Penjelasan Tentang Beberapa Tipe Drone yang Harus Anda Ketahui

Mari kita bahasa masing-masing tipe Drone tersebut dengan lebih lengkap :

1. Rekreasi vs Komersial

Walaupun hanya digunakan untuk bersenang-senang saja, tetapi pilot Drone yang menggunakan jenis Drone ini tidak hanya menggunakan Drone mainan saja. Namun, ada juga Drone hiburan yang termasuk ke dalam kategori mainan. Biasanya tipenya adalah Drone mikro atau mini. Harganya juga cukup murah, sekitar $30-$150 saja.

Drone mainan yang ukurannya kecil ini, lebih tahan lama dan lebih baik diterbangkan di dalam ruangan saja. Karena ukurannya kecil, maka jika diterbangkan di luar Drone ini akan mudah terbawa oleh angin.

Baca Juga : Tips Traveling Seru dengan Drone Lipat

Anda juga bisa memilih tipe pada Drone yang harganya lebih mahal yang bisa digunakan untuk selfie saja pada saat sedang liburan. Tipe tersebut memiliki jenis kamera yang hasilnya lebih bagus, dan bisa dipakai oleh seorang pemula atau profesional sekalipun.

Sedangkan pada Drone yang digunakan untuk kebutuhan komersial, biasanya harganya lebih mahal dan pilihannya beragam. Drone ini juga disesuaikan dengan jenis pekerjaannya masing-masing. Misalnya pekerjaan untuk foto udara, pemasaran real estate, atau pengumpulan data udara yang terkait dengan asuransi.

2. Multirotor vs Fixed-Wing

Jika dilihat dari berbagai jenis Drone yang ada di pasaran, maka tipe Drone yang satu ini memang lebih sederhana. Tipe pada Drone yang masuk ke dalam kategori multirotor adalah jenis quadcopter, yang termasuk Drone multirotor yang memiliki empat rotor.

Bentuk dan ukuran pada Drone multirotor ini berbeda-beda, dan jumlah rotonya pun berbeda-beda. Jika rotor yang digunakan semakin tinggi nilainya, maka harga Dronenya pun akan menjadi lebih mahal.

Baca Juga : Mengenal Jenis Pekerjaan dari Drone

Multirotor lainnya yang cukup umum hexacopter dan octocopter. Biasanya hexacopter ini dipakai untuk pekerjaan industri, misalnya inspeksi serta pengumpulan foto udara yang dilakukan untuk pemetaan. Dan octocopter akan digunakan untuk kelas sinematografi kelas atas.

Pada Drone sayap tetap mungkin akan terlihat seperti ketika Anda menerbangkan sebuah pesawat kuno. Struktur pada tipe Drone sayap tetap ini kaku, dan bisa membantu menghasilkan daya angkat di bagian bawah sayapnya.

Itulah beberapa cara dalam menentukan tipe-tipe Drone tertentu dan mengenal masing-masing jenis dari Drone tersebut.