Indonesia360 merupakan platform untuk memberikan pelatihan dan informasi tentang Drone Aerial, FPV Racing serta manfaat drone untuk industri dan bisnis.

Pemakaian drone kini semakin meluas, bukan hanya dimanfaatkan pada bidang militer saja. Drone semakin diminati walaupun hanya sekedar untuk memuaskan hobi dan rekreasi. Saat memutuskan untuk mempelajari bagaimana menerbangkan drone, maka penting pula untuk memahami bagaimana mesin ini bekerja dan apa saja bagian penting pada drone beserta fungsinya.

Pesawat tanpa awak ini terdiri atas 7 bagian utama. Antara satu bagian dengan bagian lain saling bekerja sama sesuai kemampuannya masing-masing untuk mendorong drone agar bisa terbang ke udara. Memahami setiap detail bagian drone juga penting sekali agar bisa menganalisis serta memperbaiki jika nantinya ada masalah yang terjadi pada salah satu komponen drone tersebut.

7 Bagian Penting Pada Drone dan Tugasnya Masing-Masing

1. Frame

Frame atau bingkai bisa disebut sebagai badan utama pada pesawat tanpa awak ini. Bagian inilah yang berfungsi menghubungkan satu komponen dengan komponen lainnya yang dibutuhkan untuk menerbangkan drone ke udara. Untuk drone jenis quadcopter atau drone dengan 4-motor, bingkai drone adalah berbentuk huruf X atau berbentuk tanda +.

Perlu diketahui bahwa bentuk, ukuran, dan berat frame sangat berpengaruh pada bagaimana drone akan terbang di udara. Oleh karena itu, jika memutuskan untuk membuat atau merancang quadcopter sendiri, maka dibutuhkan pertimbangan yang matang dalam pemilihan ukuran serta berat frame yang akan digunakan.

2. Motor

Motor adalah komponen yang bertugas untuk mendorong baling-baling agar dapat berputar, sehingga drone bisa terbang ke udara. Pada quadcopter, jumlah motor yang dibutuhkan adalah 4 buah. Satu motor bertugas mengerakkan satu baling-baling.

Kecepatan kerja motor tentu sangat berpengaruh dengan bagaimana kemampuan drone untuk terbang. Semakin tinggi kV, maka motor akan semakin cepat berputar. Kapasitas kV atau RPM per volt menunjukkan bahwa motor dengan 1000 kV pada pasokan 10 Volt akan berputar tanpa beban di bawah 10.000 RPM.

3. Electrics Speed Controls (ESCs)

Komponen ini adalah bagian yang menghubungkan baterai dengan motor. Bagian inilah menyampaikan sinyal kepada motor mengenai seberapa cepat harus berputar. ESCs memiliki peran yang sangat penting karena bagian inilah yang mengendalikan kecepatan penerbangan drone.

Pada beberapa waktu, setiap motor mungkin akan berputar dengan kecepatan berbeda. Kondisi ini memungkinkan adanya manuver serta perubahan arah. Semua ini dikontrol oleh ESCs, sehingga bagian ini menjadi sangat penting dalam sebuah drone.

4. Flight Control

Flight Control adalah salah satu bagian penting pada drone yang menjadi komandan dalam penerbangan pesawat tanpa awak. Bagian inilah yang bertugas mengontrol giroskop serta accelerometer. Selain itu, Flight Control juga menjadi komponen yang bertugas untuk mengontrol seberapa cepat motor harus berputar.

5. Radio Transmitter dan Receiver

Radio transmitter atau pemancar radio adalah komponen yang menjadi remote control bagi pilot drone. Sementara itu, Receiver atau penerima adalah sebuah antena yang terletak pada badan drone dan saling berkoordinasi dengan remote control.

Baca Juga : Fungsi Fitur Remote Control dan Transmitter Drone

Saat pilot membuat penyesuaian menggunakan remote control, maka receiver inilah yang akan memahami dan menerjemahkan penyesuaian tersebut. Selanjutnya, hasil penerjemahan tersebut akan dikirim ke seluruh sistem drone agar bisa bekerja sesuai penyesuaian yang dikehendaki oleh pilot.

6. Propellers

Propellers merupakan baling-baling yang memiliki sangat penting pada sebuah drone. Komponen inilah yang berputar dengan kecepatan tertentu agar drone bisa diterbangkan ke udara. Pada quadcopter, terdapat 4 baling-baling  yang masing-masing berputar dengan dorongan dari satu motor. Setiap baling-baling inilah yang membantu menentukan ke arah mana quadcopter akan terbang atau tetap melayang di tempatnya.

7. Battery

Sebuah drone tidak mungkin bisa terbang tanpa adanya sumber daya. Oleh karena itu, drone juga terdiri atas komponen baterai yang bertugas sebagai pasokan energi. Baterai drone umumnya tidak bisa bertahan lama selama penerbangan, sehingga perlu dilakukan pengisian ulang. Untuk melakukan penerbangan lebih lama, sebaiknya siapkan beberapa baterai. Hal ini bertujuan agar drone bisa tetap terbang tanpa harus menunggu lama saat baterai yang pertama sedan diisi ulang.

Itu dia 7 bagian penting pada drone serta fungsinya. Setiap bagian tersebut drone tentu harus berada pada kondisi baik sebelum drone diterbangkan ke udara. Dengan begitu, maka drone bisa terbang lancar tanpa kendala.