Indonesia360 merupakan platform untuk memberikan pelatihan dan informasi tentang Drone Aerial, FPV Racing serta manfaat drone untuk industri dan bisnis.

Kini, para petani juga sudah menggunakan Drone selama beberapa tahun ini untuk membantu pekerjaan mereka, dalam meningkatkan hasil pertanian dengan cara mensurvei tanaman dan melihat daerah mana saja yang harus lebih diperhatikan. Penggunaan serta fungsi Drone untuk pertanian seperti ini hasilnya akan jauh lebih cepat dibandingkan dengan berjalan di seluruh lahan pertanian sambil berjalan kaki. Bahkan hasil dari Drone ini juga akan lebih akurat.

Fungsi Drone untuk Pertanian

Salah satu hal yang paling umum atau banyak digunakan oleh Pilot Drone untuk bidang pertanian adalah peta Indeks Vegetasi Perbedaan Normalized (NDVI). Peta tersebut akan digunakan untuk mengidentifikasi tanaman apa saja yang tumbuh pada sebidang tanah tertentu, dan untuk mengetahui seberapa baik masing-masing tanaman melakukan hal itu.

Ada pula perangkat lunak yang bisa memproses data mentah yang dikumpulkan oleh para Pilot Drone untuk membuat laporan untuk para petani, yang menunjukkan adanya masalah potensial pada tanah pertanian mereka. Serta menyarankan tindakan apa saja yang harus diambil untuk memperbaiki hal tersebut. Itulah fungsi Drone untuk pertanian yang lainnya.

Walaupun potensi dalam membantu meningkatkan hasil panen ini sangat besar khususnya di bidang pertanian presisi, tetapi cara ini masih agak lambat karena banyaknya petani yang masih kurang yakin dengan nilai potensial yang diwakili oleh UAV pada pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh mereka.

Drone Pertanian Terbaik dan Perangkat Lunak yang Direkomendasikan

1. Drone

Parrot juga mempunya jenis Drone khusus untuk pertanian yang dinamakan dengan Bluegrass Fields. Jenis Drone ini memiliki sensor multispektral yang sudah dirancang secara khusus untuk kebutuhan pertanian. Keunggulan lainnya yaitu mampu merekam gambar di dalam 4 pita spektrum yang berbeda.
Serta dilengkapi dengan setahun penuh akses pada perangkat lunak Parrot yang menerbangkan jalur penerbangan otonom, sehingga alat tersebut bisa diprogram untuk menerbangkan misi yang sama pada hasil pertanian yang ada. Namun ada banyak juga jenis Drone lainnya yang bisa dipakai untuk kebutuhan pertanian, dan tidak harus menggunakan Bluegrass saja.

2. Perangkat Lunak

Jenis perangkat lunak yang bisa Anda gunakan adalah agEagle, yang dibuat secara khusus untuk memproses data pada Drone yang dikumpulkan langsung untuk kebutuhan pertanian. Tergantung pada jenis pemetaan yang Anda lakukan, ada banyak pilihan lainnya yang bisa digunakan.

Berapa Banyak Uang yang Dapat Saya Hasilkan sebagai Pilot Drone di Industri Pertanian?

Menurut informasi dari drone.io, biasanya seorang Pilot Drone akan diberi upah sekitar 40$ sampai 150$ per jamnya untuk melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan bidang pertanian tersebut.


Jumlah upah ini adalah upah yang berasal dari beberapa orang Pilot Drone terbaik yang direkomendasikan, atau mungkin ada pula Pilot Drone yang jumlah upahnya kurang dari itu. Bahkan bisa juga lebih banyak dari itu, jika Pilot Drone tersebut mampu memberi nilai lebih pada pekerjaan mereka sehingga bisa diberi upah lebih tinggi.

Jenis Misi Drone Pilot Biasanya Terbang dalam Pekerjaan Pertanian

  1. Membuat peta NDVI yang fungsinya adalah untuk melacak kesehatan pada berbagai jenis tanaman yang ada di ladang petani.
  2. Membuat orthomosaic serta peta lainnya untuk melacak manajemen wilayah pada suatu bidang tertentu.
  3. Menggunakan data Drone untuk melakukan studi kesehatan beragam jenis tanaman di berbagai kondisi yang ada.
  4. Membuat peta drainase serta dataran banjir untuk memahami di mana air akan mengalir, dan dimana kemungkinan letak pestisida dialihkan menjadi bentuk tanah.

Itulah beberapa fungsi Drone untuk pertanian yang bisa sangat memudahkan pekerjaan manusia terutama dalam bidang pertanian.