Melihat Indonesia dari Udara

Belakangan ini, semakin banyak orang yang tertarik dengan drone karena terpikat oleh teknologi kamera drone yang sangat canggih. Pengambilan gambar dari atas udara menggunakan drone memang kian popular. Sama halnya dengan pemotretan menggunakan DSLR, kamera untuk drone juga dilengkapi dengan aperture, automatic, shutter speed, ataupun manual modes.

Tentu, semua fitur pada kamera ini harus diatur untuk memberikan pengalaman fotografi yang mengagumkan. Bagi pemula, biasanya lebih disarankan untuk menggunakan mode otomatis. Namun, untuk pilot drone profesional bisa melakukan setting kamera sesuai dengan kebutuhan. Lantas, apa saja setting drone untuk kamera fotografi yang perlu dilakukan?

Inilah 5 Cara Mengatur Fitur Kamera Untuk Drone Fotografi

1. Shutter Speed

Shutter speed merupakan fitur yang mengacu pada seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk meng-capture masing-masing frame. Kecepatan rana juga bisa diartikan sebagai jarak waktu ketika shutter kamera terbuka dan cahaya masuk mengenai lensa. Shutter speed ini diukur dalam bentuk per sekian detik. Contohnya adalah shutter speed ½ detik atau 1/200 detik.

Jika Shutter Speed tinggi, maka waktu yang dibutuhkan cahaya masuk ke sensor lebih pendek. Hal ini menyebabkan gambar yang dihasilkan menjadi sedikit gelap dan lebih tajam. Cocok digunakan untuk menangkap momen freeze motion. Sementara itu, jika shutter speed rendah, maka waktu cahaya masuk ke sensor lebih lama. Hasilnya, gambar menjadi lebih terang. Lebih cocok untuk pemotretan dengan kondisi kurang cahaya atau pada malam hari.

Baca Juga : Cara Menerbangkan Drone Fotografi Yang Aman

2. Aperture

Aperture dalam dunia kamera dilambangkan dengan huruf ‘f’ dan sering disebut dengan focal ratio. Komponen ini merupakan sebuah lubang berukuran kecil di dalam lensa yang fungsinya untuk mengontrol jumlah cahaya yang masuk pada lensa kamera. Semakin besar ukuran aperture, maka akan semakin banyak cahaya yang masuk dan mengenai lenda.

Jika setting dilakukan pada aperture besar, maka akan lebih banyak cahaya yang masuk pada lensa. Gambar yang dihasilkan akan lebih terang dan memiliki tingkat bokeh yang lebih jelas. Sementara itu, untuk pengaturan aperture kecil artinya hanya ada sedikit cahaya yang masuk pada lensa. Hal ini akan menghasilkan gambar lebih gelap serta tingkat bokeh yang tidak begitu jelas.

3. ISO

ISO adalah ukuran sensitivitas sebuah kamera terhadap cahaya dan dituliskan dalam bentuk angka. Semakin tinggi angka ISO, maka semakin tinggi pula sensitivitas kamera. Begitu juga sebaliknya.  Sebagian besar drone menggunakan jenis sensor kamera yang rendah, sehingga tidak bisa bekerja dengan baik pada pengaturan ISO yang terlalu tinggi.

Baca Juga : Perbedaan Teknik Pengambilan Gambar Drone Pemula dan Profesional

Gambar yang dihasilkan menggunakan ISO tinggi akan mengandung noise yang cukup tinggi pula. Sehingga, hasil foto jadi kurang sempurna. Maka dari itu, disarankan untuk menggunakan pengaturan ISO yang rendah, kecuali jika ingin mengambil foto di malam hari. ISO yang tinggi akan mencerahkan gambar yang dipotret pada kondisi yang gelap.

4. Color Profile

Color profil juga perlu dipertimbangkan untuk menghasilkan gambar yang lebih bagus lagi pada drone untuk kamera. Umumnya, software DJI memberi beberapa pilihan color profil, seperti D-Log, D-Cinelike, Normal, Art, B&W, Film, Cool, atau Normal. Setiap warna profil ini bisa disesuaikan dengan histogram gambar. Baik untuk mengatur saturasi, white balance, atau kebutuhan lainnya.

5. Auto Exposure Bracketing (AEB)

Exposure merupakan elemen yang penting dalam dunia fotografi. Elemen inilah yang akan menentukan terang atau gelapnya gambar yang berhasil dipotret. Agar terhindar dari kesalahan dalam mengatur exposure kamera, maka gunakan fitur Auto Exposure Bracketing saja. Mode otomatis ini akan membantu untuk menghasilkan gambar dengan exposure yang pas.

Baca Juga : Tips Memilih Drone Fotografi yang Tepat

Itu dia beberapa setting kamera untuk drone fotografi. Dengan pengaturan kamera drone yang tepat, maka penerbangan drone tidak akan sia-sia karena akan menghasilkan gambar yang mengagumkan dan memuaskan. Jadi, pastikan untuk melakukan pengaturan drone untuk kamera fotografi dengan benar sebelum drone diterbangkan ke udara ya!