Indonesia360 merupakan platform untuk memberikan pelatihan dan informasi tentang Drone Aerial, FPV Racing serta manfaat drone untuk industri dan bisnis.

Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui dalam menerbangkan Drone, salah satunya adalah bagaimana cara mengatasi Drone terbang miring ketika Anda sedang menerbangkan Drone. Hal ini sangat penting untuk dikuasai, terutama bagi para pemula. Pasalnya, drone yang terbang miring bisa menyebabkan kegagalan terbang, dan bukan tidak mungkin bisa terjatuh.

Berbagai Istilah yang Digunakan Saat Menerbangkan Drone

Berikut ini ada beberapa istilah yang biasa digunakan pada Drone dan dalam menerbangkan Drone tersebut :

1. Line Of Sight

Pilot Drone bisa melihat bagian quadcopter dari Drone selama penerbangan sedang berlangsung.

2. FPV (First Person View)

Istilah ini diartikan saat Pilot Drone bisa melihat di mana saja mereka terbang dari kamera UAV.

3. Transmitter atau Remote Control

Sebuah perangkat genggam yang akan memungkinkan Anda untuk melakukan manuver quadcopter serta menyesuaikan pengaturannya.

4. Baling-baling

Alat yang berputar sesuai dengan kontrol manual dari Pilot Drone dengan intensitas putaran yang juga berkorelasi dengan intensitas gerakan quadcopter tersebut.

5. Kamera

Alat yang mampu menangkap foto atau video sehingga dapat mempraktikan videografi dan fotografi di udara.

Baca Juga : Deretan Drone Kamera Terbaik

Cara Mengatasi Drone Terbang Miring dengan Tepat

Mungkin Anda sering melihat bagaimana Drone yang jatuh atau gagal terbang sehingga Drone tersebut menjadi tidak seimbang. Kejadian seperti itu bisa diatasi dengan melakukan tindakan pencegahan, pada tingkat keamanan yang cukup sederhana.

Ada banyak cara untuk mengatasi Drone yang terbang dengan tidak seimbang atau cara mengatasi Drone terbang miring, seperti berikut ini :

1. Melakukan Kalibrasi Drone

Pastikan Anda sudah melakukan kalibrasi Drone dengan tata cara dan langkah yang benar, karena kalibrasi ini wajib dilakukan oleh pengguna sebelum menerbangkan Drone tersebut.

2. Jangan Menerbangkan Drone Terlalu Tinggi atau Terlalu Jauh

Akan menjadi hal yang lumrah dan wajar jika Anda penasaran seberapa jauh kemampuan Drone yang Anda miliki untuk terbang. Namun Anda tidak boleh percaya diri dahulu, karena jika Anda menerbangkan Drone terlalu jauh maka Anda tak akan bisa memantau rintangan apa saja yang Anda temui di depan sana.

Hal ini juga bisa menjadi salah satu faktor mengapa Drone menjadi tidak seimbang, karena Anda menerbangkan Drone sejauh jangkauan Anda. Dan bila Drone terbang terlalu tinggi maka hal itu bisa berbahaya, karena bisa menabrak bentangan pada kabel listrik. Mengandalkan kamera saja saat menerbangkan Drone tersebut terkadang bukan jaminan yang tepat, apalagi jika tipe kamera pada Drone Anda hanya satu arah dan tanpa bisa melihat ke belakang.

3. Terbangkan Drone Secara Perlahan ke Atas dan ke Bawah

Pertama-tama hidupkan dahulu quadcopter pada Drone lalu transmitter. Kemudian Drone dapat terbang dengan stabil dan menghubungkan quadcopter dengan cara menggerakkan throttle kiri yang ada di bagian mode 2. Tunggu sebentar saja sampai muncul lampu transmitter yang mengedip, dan mengeluarkan bunyi. Setelah itu dorong throttle ke depan perlahan saja dan RC Drone pun akan take off. Jangan sampai terlalu tinggi, jadi pelan-pelan saja.

4. Mengecek Baterai Ketika Menerbangkan Drone

Jangan sampai Anda terlalu asyik dengan kegiatan menerbangkan Drone sehingga lupa untuk mengecek apakah baterai masih penuh atau lowbat. Karena jika Anda sampai salah memperkirakan berapa jarak tempuhnya, maka Drone akan kehabisan baterai dan jatuh tidak tahu di mana.

5. Memeriksa Bagian Dinamonya

Pastikan kembali dinamo pada Drone berfungsi dengan baik dan normal, pastikan juga dinamo tersebut memiliki putaran yang sama. Anda juga harus memeriksa di bagian dudukannya tak ada kotoran yang menempel.

Itulah beberapa cara mengatasi Drone terbang miring yang tepat. Pada intinya, Anda harus mengecek dan memeriksa kembali bagaimana keadaan Drone sebelum Anda mulai menerbangkannya sehingga Anda bisa mencegah Drone gagal terbang, jatuh, terbang miring dan sebagainya.