Indonesia360 merupakan platform untuk memberikan pelatihan dan informasi tentang Drone Aerial, FPV Racing serta manfaat drone untuk industri dan bisnis.

Menerbangkan drone sepertinya sudah mulai digandrungi saat ini. Beberapa orang menerbangkan drone sebagai ajang rekreasi atau penyalur hobi. Tetapi, ada juga yang melakukannya secara legal sebagai tugas dari pekerjaannya. Cara menerbangkan drone malam hari dimana kondisi sekitar gelap, tentunya akan jauh lebih rumit jika dibandingkan dengan menerbangkan drone ketika siang hari saat kondisi sekitar terlihat terang.

Akan tetapi, jika aturan keselamatan dasar diketahui dan dipatuhi, memiliki peralatan yang tepat, serta memilih pengaturan yang tepat untuk terbang di malam hari, maka menerbangkan drone dalam kegelapan menjadi sesuatu yang tidak terlalu sulit.

Cara Menerbangkan Drone Malam Hari

Sebenarnya, persiapan menerbangkan drone di malam hari tidak jauh berbeda dengan menerbangkan drone di siang hari. Hal yang paling penting adalah melakukan pengujian pra-penerbangan untuk memastikan kesiapan drone untuk terbang.

Beberapa hal yang perlu diuji adalah sistem Lighting atau pencahayaan yang sesuai dengan standar FAA, mengatur drone untuk mode penerbangan malam hari, baterai terisi penuh, tersedia kartu SD, pengendali terisi penuh, dan drone telah dikalibrasi.

Selain itu, penerbangan drone pada malam hari juga butuh persiapan dan penanganan khusus lainnya. Berikut adalah beberapa cara menerbangkan drone malam hari atau saat berada dalam kondisi gelap.

1. Pilih Lokasi Penerbangan yang Tepat

Lokasi Penerbangan Drone

Ketika melakukan penerbangan drone yang dilakukan hanya untuk bersenang-senang, disarankan untuk memilih area terbuka untuk menerbangkannya. Terlebih ketika berada dalam kondisi gelap seperti malam hari.

Lokasi yang tepat untuk menerangkan drone diantaranya adalah taman, jembatan, danau, dan area terbuka lainnya. Tempat-tempat ini dipilih karena tidak terlalu ramai jika dibandingkan dengan tempat lainnya. Sehingga, aturan keselamatan yang ditetapkan FAA bisa terpenuhi. Selain itu, lokasi ini menawarkan hasil tangkapan foto yang keren dan mengagumkan.

2. Buatlah Rencana Penerbangan yang Matang

Setelah menentukan lokasi penerbangan drone, cara menerbangkan drone malam hari adalah dengan membuat rencana penerbangan yang matang. Buat rencana tempat dimana drone akan diluncurkan dan juga didaratkan. Catat kondisi tempat peluncuran dan pendaratan drone tersebut serta hambatan yang mungkin saja tidak terlihat saat malam hari.

Hal ini sangat penting dilakukan karena drone tidak boleh asal ditempatkan atau didaratkan sembarangan. Butuh rencana yang matang agar drone bisa terbang dan mendarat dengan sempurna. Jika tidak, maka ada kemungkinan drone akan mengalami berbagai masalah atau kendala teknik yang tentunya tidak diinginkan.

3. Perhatikan Kondisi Cuaca

Cara menerbangkan drone malam hari selanjutnya adalah dengan memperhatikan kondisi cuaca. Ketika menerbangkan drone, pastinya mengharapkan penerbangan yang mulus dan stabil. Untuk mendapatkan penerbangan yang lancar seperti itu, disarankan untuk memeriksa prakiraan cuaca malam itu terlebih dahulu.

Jangan sampai memaksakan diri untuk menerbangkan drone jika cuaca sedang tidak mendukung. Misalnya sedang mendung dan akan turun hujan. Jika terpaksa harus menerbangkan drone saat hujan, maka penerbangan drone harus sesuai dengan prosedur.

Pelajari bagaimana cara menerbangkan drone saat kondisi cuaca sedang hujan. Hal ini karena penerbangan drone pada saat hujan butuh prosedur dan penanganan khusus. Jangan asal-asalan dalam menerbangkannya. Kecuali jika ingin drone mengalami berbagai masalah teknik hingga kerusakan.

4. Usahakan Terbang Lebih Tinggi

Teknik Menerbangkan Drone

Cara menerbangkan drone malam hari selanjutnya adalah dengan melakukan penerbangan lebih tinggi. Namun, tetap tidak melebihi batas yang diberikan oleh FAA, yaitu 400 kaki atau 122 meter. Tinggi penerbangan yang disarankan sekitar 300 kaki atau 91 meter.

Hal tersebut dilakukan agar ketika dilakukan penerbangan, drone tidak mengenai apapun sehingga keamanan tetap terjamin. Saat malam hari, pengendalian laju drone menjadi sedikit terhambat karena kondisi sekitar yang gelap. Dengan menerbangkan drone lebih tinggi, maka kemungkinan drone menabrak sesuatu menjadi lebih kecil.

5. Selalu Awasi Drone

Baik pada siang hari atau malam hari, menerbangkan drone memang butuh pengawasan. Namun, penerbangan drone pada malam hari membutuhkan pengawasan yang lebih ekstra. Tentu hal ini karena kondisi sekitar yang cukup gelap.

Pengawasan drone dilakukan dengan tujuan agar drone tidak keluar dari jangkauan saat terbang di udara. Masalah seperti ini memang sangat mungkin terjadi jika kurang waspada dan kurang memperhatikan laju drone di udara. Oleh karena itu, penting untuk selalu mengawasi drone saat terbang di malam hari.

6. Buat Rencana Pemotretan

Sebelum melakukan pemotretan yang sebenarnya, pastikan untuk merencanakan bidikan dengan baik. Melakukan eksperimen ketika sedang dilakukan penerbangan drone di malam hari sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena jika drone mengenai suatu halangan, maka drone bisa saja terjatuh atau bahkan hilang.

Dalam penerbangan drone terlebih saat malam hari, disarankan untuk selalu mengikuti rencana. Selain itu, perlu juga untuk memaksimalkan penggunaan baterai serta memotret apa yang sudah direncanakan sebelumnya. Tentunya dengan tetap memperhatikan keamanan terbang.

Rencana pemotretan memang sangat penting untuk dibuat. Hal ini mengingat bahwa drone umumnya tidak bisa terbang terlalu lama. Dengan membuat rencana pemotretan, maka drone bisa langsung mengambil gambar yang mengagumkan sesuai dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya.

7. Buat Bidikan Malam yang Mengagumkan

Cara Menerbangkan Drone Malam Hari

Cara menerbangkan drone malam hari yang terakhir adalah merealisasikannya dengan melakukan bidikan eksposur malam yang mengagumkan. Agar pengambilan gambar tidak mengalami masalah besar, kamera diatur untuk pemotretan eksposur malam.

Jangan sampai semua prosedur di atas terasa sia-sia dengan tidak menyiapkan pengaturan kamera yang tepat. Hal ini karena pengambilan gambar drone pada malam hari tentu berbeda dengan pada siang hari. Butuh pengaturan khusus agar drone bisa mengambil gambar yang istimewa meski di tengah malam yang gelap gulita.

Lalu, bagaimana cara pengaturan kamera drone yang tepat untuk pengambilan gambar di malam hari? Berikut adalah langkah-langkah yang bisa diterapkan:

1. Pengaturan kamera dialihkan ke manual

2. ISO dipertahankan pada 100 untuk mengurangi noise gambar

3. Periksa berbagai kecepatan rana dari 1,5 detik hingga 4 detik

4. Periksa bidikan secara visual

5. Pengaturan “white balance” diubah dari “otomatis” ke “manual” dalam kisaran 2000 hingga 3000 k. Selanjutnya, atur sesuai kebutuhan.

6. Pengaturan matikan LED depan hanya akan mematikan lampu sebentar saat mengambil foto, sehingga warna merah tidak merusak snap.

7. Ambil beberapa foto dan simpan sebagai gambar mentah, agar nantinya didapat beberapa pilihan bidikan terbaik.

8. Edit hasil bidikan foto malam hari

Sama seperti pemotretan pada siang hari, hasil pemotretan pada malam hari juga sangat perlu mendapat sentuhan pengeditan. Hal ini tentu bertujuan agar gambar yang didapat bisa tampilan lebih unik dan menarik.

Pengeditan foto dapat dilakukan mengatur warna, pengaturan cahaya, dan pengaturan white balance.

Hal ini penting untuk dilakukan mengingat hasil pemotretan pada malam hari umumnya tidak bisa mencapai angka sempurna.

Dengan memberikan sedikit sentuhan pada hasil bidikan, maka gambar yang dihasilkan pun akan semakin mengagumkan.

Itulah dia beberapa cara menerbangkan drone malam hari yang bisa dilakukan. Menerbangkan drone pada malam hari memang butuh persiapan yang matang.

Jadi, pastikan untuk membuat rencana penerbangan yang benar-benar matang sebelum melakukan aksi penerbangan di malam hari. Dengan begitu, maka hasil bidikan yang dihasilkan pasti akan memuaskan.